1. Tentang kebijakan ini
FleetOps adalah aplikasi pengelolaan operasi armada dan misi untuk operasional internal perusahaan. FleetOps digunakan oleh personel atau pengguna perusahaan yang diberi akses, seperti admin, manager, supervisor, driver, dan helper.
ZenithShift adalah operator/developer FleetOps.
2. Data yang diproses
Data akun dan profil
FleetOps memproses nama, alamat email, user ID, role atau kewenangan, nomor telepon bila diisi, status aktif akun, dan keterkaitan akun dengan data driver. Kata sandi digunakan untuk autentikasi melalui Firebase Authentication dan tidak disimpan oleh source aplikasi di Cloud Firestore.
Data lokasi
FleetOps dapat mengumpulkan lokasi presisi atau perkiraan:
- satu kali ketika tugas diterima atau aktivitas/status misi dicatat;
- sebagai lokasi akhir atau metadata laporan/foto tertentu; dan
- secara berkelanjutan selama status misi yang memerlukan tracking perjalanan.
Data lokasi dapat mencakup latitude, longitude, akurasi, waktu pencatatan/pengunggahan, kecepatan, arah, altitude, sumber pembaruan, ID misi, ID driver, dan status tracking. Jika perangkat hanya memberikan approximate location, FleetOps memproses lokasi dengan tingkat ketepatan yang diberikan perangkat.
Foto dan metadata foto
Pengguna dapat mengambil atau memilih foto bukti loading, unloading, penyelesaian, atau laporan kendala. Foto dapat disertai ID dan status misi, jenis foto, user ID dan role pengunggah, waktu unggah, catatan, serta latitude, longitude, dan akurasi bila pengguna mengizinkan.
Data misi dan operasional
Data operasional dapat meliputi:
- order misi, pelanggan, jadwal, ETA, catatan, status, dan riwayat aktivitas;
- alamat dan koordinat loading/unloading serta nama dan kontak PIC;
- penugasan dan konfirmasi driver/helper;
- kendaraan, nomor polisi, jenis, dan kapasitas kendaraan;
- nama, deskripsi, dan berat muatan;
- waktu serta lokasi tahap perjalanan, loading, dan unloading; dan
- laporan kendala, isi laporan, reporter, foto, lokasi, dan status penanganan.
Data biaya dan pembayaran operasional
Jika diisi oleh pengguna berwenang, FleetOps menyimpan biaya operasional, allowance, anggaran/total biaya, status dan catatan transfer, serta nama bank, nomor rekening, dan nama pemilik rekening driver/crew untuk administrasi operasional dan pembayaran internal.
Data perangkat, notifikasi, dan layanan teknis
Untuk notifikasi tugas, FleetOps memproses FCM token dan device record yang dapat berisi platform, versi aplikasi, build number, package name, status izin notifikasi, role, owner user ID, status aktif, dan waktu aktivitas terakhir. Firebase dan penyedia jaringan terkait dapat memproses metadata koneksi seperti alamat IP, user-agent, waktu request, status respons, atau identifier teknis untuk menyediakan, mengamankan, dan mendiagnosis layanan.
FleetOps tidak mengintegrasikan Firebase Analytics, Firebase Crashlytics, SDK periklanan, atau advertising identifier dalam source/dependency yang diaudit untuk kebijakan ini.
3. Tujuan penggunaan data
- autentikasi, pengelolaan akun, role, dan hak akses;
- membuat, menugaskan, menjalankan, dan menyelesaikan misi;
- mencatat posisi dan memonitor perjalanan operasional;
- membuktikan aktivitas loading/unloading dan menangani kendala;
- mengelola armada, muatan, pelanggan, crew, biaya, dan pembayaran;
- mengirim notifikasi tugas dan pembaruan operasional;
- menyediakan public tracking yang diaktifkan secara khusus;
- menjaga keamanan, audit trail, integritas, dan keandalan; dan
- memenuhi permintaan akses, koreksi, atau penghapusan yang ditinjau.
FleetOps tidak menggunakan data untuk iklan atau profiling iklan.
4. Public tracking
Admin dapat mengaktifkan link/token tracking untuk suatu misi. Pemegang link/token yang masih valid dapat melihat data terbatas tanpa login:
- lokasi presisi terakhir dan waktu pembaruannya;
- status misi atau pengiriman;
- asal dan tujuan;
- nomor polisi kendaraan;
- nama atau deskripsi muatan;
- nama depan driver utama dan helper, bila tersedia; dan
- status/waktu selesai bila record masih dapat diakses.
Public tracking tidak menampilkan email, nomor telepon, UID, biaya, rekening, foto, isi laporan kendala, atau riwayat status internal. Link dapat tidak tersedia ketika dinonaktifkan, kedaluwarsa, misi dihapus, atau proyeksi disinkronkan setelah misi selesai. Halaman publik menampilkan posisi terakhir yang diterima dan bukan jaminan posisi real-time.
5. Akses dan layanan pihak ketiga
Data internal dapat dilihat oleh pengguna sesuai role dan penugasannya. Admin, manager, atau supervisor dapat memiliki akses lebih luas untuk kebutuhan operasional. Driver/helper dibatasi pada misi atau data yang ditugaskan.
FleetOps menggunakan layanan berikut:
- Firebase Authentication untuk autentikasi akun;
- Cloud Firestore untuk data akun, misi, tracking, biaya, laporan, dan notifikasi;
- Firebase Storage untuk foto operasional dan laporan;
- Firebase Cloud Messaging untuk token perangkat dan notifikasi;
- Firebase Hosting dan Cloud Functions untuk halaman public tracking, endpoint token tracking, notifikasi, dan proses backend;
- Google Maps ketika pengguna secara eksplisit memilih navigasi atau membuka koordinat; dan
- OpenStreetMap tile service untuk tile peta. Request dapat mengungkap tile/area yang diminta serta metadata koneksi.
6. Pengiriman dan pembagian data
FleetOps tidak menjual data pribadi dan tidak menggunakan data untuk iklan. Data dapat dikirim kepada layanan teknis untuk menjalankan FleetOps, pengguna internal sesuai role/penugasan, pemegang link/token public tracking untuk data terbatas, Google Maps ketika pengguna memilih navigasi, atau pihak lain bila diwajibkan atau disetujui melalui proses perusahaan yang berlaku.
7. Keamanan
FleetOps menggunakan koneksi HTTPS/TLS untuk komunikasi dengan layanan terkait. Akses internal dibatasi menggunakan Firebase Authentication, role, assignment, Firestore Security Rules, dan Storage Security Rules. Tidak ada metode transmisi atau penyimpanan yang dapat dijamin sepenuhnya aman.
8. Retensi
FleetOps menyimpan data selama masih diperlukan untuk kebutuhan operasional perusahaan. Sebagian data dapat tetap dipertahankan apabila diperlukan untuk operasional, audit, keamanan, administrasi, atau kewajiban yang berlaku. Tidak ada periode retensi numerik atau janji penghapusan instan.
Penghapusan misi saat ini adalah soft deletion: misi ditandai tidak aktif, public tracking dinonaktifkan, crew terkait dapat dinonaktifkan, dan notifikasi tertunda dapat dibatalkan. Record misi, biaya, riwayat status, laporan kendala, dan media tertentu dapat tetap disimpan.
9. Akses, koreksi, dan penghapusan
FleetOps belum menyediakan self-service account deletion. Pengguna dapat mengajukan permintaan akses, koreksi, atau penghapusan data melalui zenithshift7@gmail.com. Permintaan akan diverifikasi dan ditinjau.
Sebagian data dapat tetap dipertahankan apabila masih diperlukan untuk operasional, audit, keamanan, administrasi, atau kewajiban yang berlaku.
Petunjuk khusus untuk mengajukan permintaan tersedia di halaman FleetOps Data Deletion Request.
10. Pilihan dan izin pengguna
- memilih Nanti pada prominent location disclosure sehingga runtime location permission tidak langsung diminta;
- mengatur foreground, approximate/precise, background location, kamera, foto, dan notifikasi melalui sistem operasi;
- membatalkan pemilihan atau pengambilan foto;
- tidak menyertakan lokasi pada foto/laporan ketika flow mengizinkan; dan
- meminta admin menonaktifkan akun, data master, atau public tracking sesuai proses perusahaan.
Menolak izin tertentu dapat membuat fungsi yang memerlukan data tersebut tidak tersedia.
11. Anak-anak
FleetOps ditujukan untuk operasional internal perusahaan dan hanya untuk personel atau pengguna perusahaan yang diberi akses. FleetOps bukan aplikasi yang ditujukan untuk anak-anak atau publik umum.
12. Perubahan kebijakan
Kebijakan ini dapat diperbarui ketika fungsi FleetOps, layanan yang digunakan, atau praktik data berubah. Tanggal berlaku akan diperbarui dan pemberitahuan tambahan diberikan bila diperlukan.
13. Kontak
Operator/developer: ZenithShift
Email privasi: zenithshift7@gmail.com